Monday, September 22, 2014

Sepenggal Cerita Seorang Gadis Perawan Sederhana

Orang tuanya membanting tulang demi ia seorang anak bersekolah, dan mencukupi kebutuhan keluarga kecilnya. Dia seorang anak gadis perawan nan elok, bersabar atas usahanya demi cita mulia untuk membalas budi kepada ibu bapanya. Tapi sekarang ia terlihat hebat, dengan mengenakan toga dan berkata di dalam lubuk hati untuk mereka yang setia menjadi orang tuanya " Bu, Pak, Terimakasih, tanpa kalian saya mungkin tak bisa begini, tapi dengan kalian anak ini telah tumbuh besar dan menemui langkah menuju masa depan yang lebih baik, terimakasih " ... Air mata syukur berlinang, meski tak seorangpun mengira bahwa ia menjadi sarjana hebat yang berasal dari latar belakang yang kurang beruntung, tapi itu tak mengurangi semangatnya demi cita mulia yang ia janjikan untuk keluarga tercintanya.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home