Edo, Episode Kedua
Episode 2
Sebelum Edo dilahirkan, ayahnya
adalah seorang buruh tani miskin yang pernah bekerja di perkebunan pamannya dan
kemudian ayahnya meninggal saat Edo masih dalam kandungan karena sebuah
kecelakaan yang dialami ayahnya dalam perjalanan pulang berjalan kaki, ayahnya
diserang oleh segerombolan srigala . Akan tetapi Edo kecil tidak pernah
bertanya tentang keluarganya, dia hanya mengenal pamannya sebagai keluarganya.
Kembalilah mereka dari sebuah
kota yang memiliki kisah daripada seorang anak yang pernah terlahir disana. Edo
kecil tertidur di dalam kereta kuda itu dan pamannya tetap terjaga membawanya
ke rumah dimana Edo dibesarkan.
Pukul 07:00 pagi, Edo bergegas
mandi dan kemudian dia menuju kebun dan membantu pamannya untuk membuat pagar karena
semalam ternyata perkebunan kecil milik pamannya itu diserang oleh seekor gajah
yang turun dari bukit untuk mencari makan. Edo tak berdiam diri dengan sebuah
palu dan paku, diambilah beberapa kayu dan dia mulai bekerja.
Cuaca panas terasa di hari senin,
tetapi dia tetap semangat membantu pamannya, Edo adalah seorang anak yang rajin
dan baik hati. Orang-orang di desa senang dengannya karena dia selalu membantu
dan menyapa penduduk desa dengan senyumannya yang mungil itu. Sebatang kayu
terakhir yang akan menutupi pagar yang rusak.
Suara sirine dari sebuah sepeda mangkir
tepat di depan rumah, ternyata sebuah surat datang dari pak pos yang membawa
banyak surat menuju rumah ke rumah. Bersambung......

2 Comments:
Mei mei suka, mei mei suka. ^__^
:D mei mei, nakrian baru buka blog
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home