Wednesday, March 30, 2016

Edo, Episode Kedua

Episode 2
Sebelum Edo dilahirkan, ayahnya adalah seorang buruh tani miskin yang pernah bekerja di perkebunan pamannya dan kemudian ayahnya meninggal saat Edo masih dalam kandungan karena sebuah kecelakaan yang dialami ayahnya dalam perjalanan pulang berjalan kaki, ayahnya diserang oleh segerombolan srigala . Akan tetapi Edo kecil tidak pernah bertanya tentang keluarganya, dia hanya mengenal pamannya sebagai keluarganya.

Kembalilah mereka dari sebuah kota yang memiliki kisah daripada seorang anak yang pernah terlahir disana. Edo kecil tertidur di dalam kereta kuda itu dan pamannya tetap terjaga membawanya ke rumah dimana Edo dibesarkan.

Pukul 07:00 pagi, Edo bergegas mandi dan kemudian dia menuju kebun dan membantu pamannya untuk membuat pagar karena semalam ternyata perkebunan kecil milik pamannya itu diserang oleh seekor gajah yang turun dari bukit untuk mencari makan. Edo tak berdiam diri dengan sebuah palu dan paku, diambilah beberapa kayu dan dia mulai bekerja.

Cuaca panas terasa di hari senin, tetapi dia tetap semangat membantu pamannya, Edo adalah seorang anak yang rajin dan baik hati. Orang-orang di desa senang dengannya karena dia selalu membantu dan menyapa penduduk desa dengan senyumannya yang mungil itu. Sebatang kayu terakhir yang akan menutupi pagar yang rusak.


Suara sirine dari sebuah sepeda mangkir tepat di depan rumah, ternyata sebuah surat datang dari pak pos yang membawa banyak surat menuju rumah ke rumah.  Bersambung......

2 Comments:

At March 30, 2016 at 3:26 AM , Blogger Unknown said...

Mei mei suka, mei mei suka. ^__^

 
At June 6, 2016 at 7:38 PM , Blogger Unknown said...

:D mei mei, nakrian baru buka blog

 

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home