IBU PERTIWI (PUISI BY MVD)
Tersentak Ibu Pertiwi berdiri di antara senyap sunyi
Melihat anak-anaknya berlari mengejar mimpi yang tak pasti
Tak berdaya seolah tertelanjangi
Mimpi usang pejuang yang mati
Mempermainkan harga diri
Sungguh murka dendam mencaci
Apakah Ibu Pertiwi menangis atau perbuatan mafia-mafia yang dipuja
Lingkar besi bagaikan surga
Tak mengapa walau diludah
Oh, mother dear, lihatlah !
Tanpa alas kaki putra-putrimu melangkah
Mencari selembar kertas untuk tetap berdoa
Daripada tak dianggap bagai tikus di tong sampah
Miris hatimu kan ?
Mereka tanpa nama juga butuh makan
Tak terdata berarti mati kelaparan
Suara hati menjerit tak mungkin terelakan
Ibu Pertiwi tanpa baju
Menerka-nerka golongan apa yang berhantu
Peduli apa, hantu sudah punya jam saku
Tinggal yang melarat akhirnya makan batu.

7 Comments:
Khoopkhun nakrian thii share. Keeng maak ca nakrian khoong khruu. Tae khruu khawcai nit noi. ^_^
:P khruu juga bisa ambil untuk mengajar. Ini bahasa sastra 555
Nanti khruu mau dalami dulu. Belum pintar mana bisa ngajar.
Nakrian, wan nii kebetulan khruu fang phleeng khoong nakrian.
555 phleeng arai ?? khruu mai khui kap nakrian thii fb
Thuk phleeng.Nakrian yung. Khruu mai yaak ganggu nakrian. :)
This comment has been removed by the author.
Ouh mai pen rain, nanti :P
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home