Monday, November 28, 2016

IBU PERTIWI (PUISI BY MVD)

Tersentak Ibu Pertiwi berdiri di antara senyap sunyi
Melihat anak-anaknya berlari mengejar mimpi yang tak pasti
Tak berdaya seolah tertelanjangi
Mimpi usang pejuang yang mati
Mempermainkan harga diri
Sungguh murka dendam mencaci

Apakah Ibu Pertiwi menangis atau perbuatan mafia-mafia yang dipuja
Lingkar besi bagaikan surga
Tak mengapa walau diludah
Oh, mother dear, lihatlah !
Tanpa alas kaki putra-putrimu melangkah
Mencari selembar kertas untuk tetap berdoa
Daripada tak dianggap bagai tikus di tong sampah

Miris hatimu kan ?
Mereka tanpa nama juga butuh makan
Tak terdata berarti mati kelaparan
Suara hati menjerit tak mungkin terelakan

Ibu Pertiwi tanpa baju
Menerka-nerka golongan apa yang berhantu
Peduli apa, hantu sudah punya jam saku
Tinggal yang melarat akhirnya makan batu.